Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Jawaban atas Pertanyaan Anda tentang Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Ebola

9 Agustus 2014

Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Virus Ebola di RS Sakra

Ebola pertama kali muncul pada tahun 1976 dalam dua wabah yang terjadi bersamaan, satu di sebuah desa dekat Sungai Ebola di Republik Demokratik Kongo, dan lainnya di daerah terpencil di Sudan.

Asal virus tidak diketahui tetapi kelelawar buah (Pteropodidae) dianggap sebagai inang yang mungkin dari virus Ebola, berdasarkan bukti yang ada.

EVD – Penyakit Virus Ebola masuk ke tubuh manusia melalui kontak dekat dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi seperti darah, sekresi, atau organnya. Penyakit ini dilaporkan dan didokumentasikan di Afrika saat menangani simpanse, gorila, kelelawar buah, monyet, antelop hutan, dan landak yang terinfeksi yang ditemukan sakit atau mati di hutan hujan. Demikian pula penularan Virus Ebola dari manusia ke manusia hanya dapat terjadi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan darah dan cairan tubuh.

Apa gejalanya?

Gejala Awal

  • Demam

  • Kelemahan yang Intens

  • Nyeri otot

  • Sakit kepala

  • Tenggorokan sakit

Diikuti oleh:

  • Muntah

  • Diare

  • Ruam

  • Gangguan fungsi ginjal dan hati

  • Beberapa kasus – pendarahan internal & eksternal

Hasil uji laboratorium yang menunjukkan rendahnya sel darah putih, jumlah trombosit, dan peningkatan enzim hati juga mengindikasikan adanya infeksi virus. Masa inkubasi berkisar antara 2 hingga 12 hari dari timbulnya gejala hingga infeksi. Penyakit ini baru menular setelah pasien yang diduga terinfeksi mulai menunjukkan gejala. EVD hanya dapat dipastikan melalui pengujian laboratorium.

bagaimana mencegahnya?

Satu-satunya pengobatan yang tersedia saat ini adalah dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Virus Ebola. Berikut ini beberapa tindakan pencegahan yang perlu Anda ketahui:

  • Pahami gejala, penularan dan cara mencegah penyebaran lebih lanjut

  • Ikuti dan pahami arahan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan negara Anda masing-masing

  • Mendukung dan membimbing orang-orang yang diduga EVD di masyarakat atau komunitas Anda untuk mencari perawatan medis yang tepat di fasilitas kesehatan terdekat

  • Cuci tangan Anda dengan pembersih tangan atau sabun setelah mengunjungi atau menyentuh pasien di rumah sakit atau merawat seseorang di rumah

  • Orang yang meninggal karena Ebola hanya boleh ditangani dengan menggunakan peralatan pelindung yang sesuai dan harus segera dimakamkan oleh petugas kesehatan masyarakat yang terlatih dalam prosedur pemakaman yang aman.

  • Anda harus menghindari segala bentuk kontak dengan hewan yang terinfeksi berisiko tinggi khususnya di daerah yang terkena dampak

  • Produk hewani (daging) harus dimasak dengan matang sebelum dimakan

  • WHO sangat menyarankan agar masyarakat mencari saran kesehatan yang kredibel tentang penyakit virus Ebola dari otoritas kesehatan masyarakat mereka

  • Saat bepergian, berhati-hatilah dan ambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk melindungi diri Anda dari segala jenis infeksi

Apakah ada Perawatan yang tersedia?

Tidak ada pengobatan atau obat khusus yang tersedia untuk menyembuhkan penyakit ini. Semua orang yang terinfeksi memerlukan perawatan suportif yang intensif.

Mereka sering mengalami dehidrasi dan membutuhkan cairan infus atau rehidrasi oral dengan larutan yang mengandung elektrolit.

Untuk membantu mengendalikan penyebaran virus lebih lanjut, orang yang diduga atau dipastikan mengidap penyakit tersebut harus diisolasi dari pasien lain dan dirawat oleh petugas kesehatan dengan menggunakan tindakan pencegahan infeksi yang ketat. Beberapa pasien akan pulih dengan perawatan medis yang tepat.

Amankah bepergian selama wabah EVD ini?

Meskipun para pelancong harus selalu waspada terhadap kesehatan mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka, risiko penularan bagi para pelancong sangat rendah karena penularan dari orang ke orang terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau sekresi pasien yang terinfeksi.

Saran perjalanan umum WHO:

  • Pelancong harus menghindari semua kontak dengan pasien yang terinfeksi.

  • Petugas kesehatan yang bepergian ke daerah terdampak harus benar-benar mengikuti panduan pengendalian infeksi yang direkomendasikan WHO.

  • Siapa pun yang pernah tinggal di daerah tempat kasus baru-baru ini dilaporkan harus mewaspadai gejala infeksi dan mencari pertolongan medis saat pertama kali timbul penyakit.

  • Dokter yang merawat pelancong yang kembali dari daerah terjangkit dengan gejala yang sesuai disarankan untuk mempertimbangkan kemungkinan penyakit virus Ebola.

Sumber: Organisasi Kesehatan Dunia