Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Hari Tulang Belakang Sedunia 2020!

16 Oktober, 2020

hari tulang belakang sedunia

Hari Tulang Belakang Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober untuk menyoroti beban nyeri tulang belakang dan disabilitas di seluruh dunia. Tema untuk Hari Tulang Belakang Sedunia 2020 aku s " KEMBALI KE JALUR".

Pandemi dengan pembatasan karantina wilayah dan bekerja dari rumah telah memengaruhi kemampuan orang untuk tetap aktif dan bergerak. KEMBALI KE JALUR merayakan orang-orang yang keluar, memulihkan tingkat aktivitas mereka dan berfokus pada perawatan tulang belakang yang efektif. KEMBALI KE JALUR memberi tahu pentingnya olahraga, postur tubuh, gerakan dan perawatan diri yang baik untuk memastikan kesehatan tulang belakang. 

Sakit punggung merupakan penyebab tunggal terbesar dari tahun-tahun yang dijalani dengan disabilitas. Gerakan dan aktivitas tulang belakang yang teratur sangat penting agar tulang belakang berfungsi dengan baik, menjaga semua orang tetap tegak, dan melindungi sumsum tulang belakang dan saraf.

Nyeri tulang belakang dan kecacatan dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga lansia. Jadi, sangat penting untuk menjaga tulang belakang tetap fleksibel dan sehat. Olahraga setiap hari dapat menjaga tulang belakang berfungsi dengan baik dan mencegah persendian berderit dan nyeri.

Dari anak-anak hingga orang tua, pada Hari Tulang Belakang Sedunia ini marilah kita semua berkomitmen untuk mengembalikan Tulang Belakang kita ke Kondisi yang Baik!

Kondisi Tulang Belakang yang Paling Umum

Kondisi tulang belakang yang paling umum meliputi stenosis serviks, mielopati serviks, herniasi diskus serviks, stenosis lumbal Lumar Slipped, ketegangan leher, osteoporosis, whiplash, skoliosis degeneratif dewasa, terkilir dan tegang punggung bawah, fraktur kompresi, skoliosis idiopatik remaja, dll.

Metode Menjaga Tulang Belakang Anda Tetap Sehat dan Bahagia

Sakit punggung dapat menurunkan kualitas hidup yang dapat mencegah Anda menyelesaikan tugas-tugas sederhana sehari-hari. Menurut NINDS, sakit punggung bawah merupakan penyebab utama kecacatan terkait pekerjaan.

  • Biarkan tulang belakang Anda benar-benar beristirahat saat tidur - Gunakan kasur yang keras atau agak keras untuk menyangga tulang belakang. Saat tidur, tulang belakang tetap sejajar secara alami. Jika Anda tidur telentang, letakkan bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan pada punggung bawah. Jika Anda tidur miring, letakkan bantal di antara lutut untuk menjaga keseimbangan pinggul.

  • Latihan untuk memperkuat otot perut dan punggung - Otot punggung kita yang langka jarang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, jadi otot-otot ini perlu dikencangkan melalui latihan yang terarah. Konsultasikan dengan terapis fisik terbaik untuk mengetahui latihan mana yang tepat untuk Anda.

  • Sepatu memainkan peran penting dalam menopang punggung bagian bawah - Pastikan bagian sepatu yang pas di bagian belakang tumit Anda pas, tetapi tidak terlalu ketat. Ukuran yang pas mencegah kaki terlalu banyak terguling ke luar atau ke dalam. Hindari mengenakan sepatu hak tinggi.

  • Memperkuat dengan menahan posisi yoga - Banyak postur dalam yoga yang memperkuat otot-otot di punggung, serta otot-otot perut. Otot-otot punggung dan perut merupakan bagian penting dari tulang belakang, yang membantu tubuh mempertahankan postur dan gerakan tegak yang tepat. Nyeri punggung dapat dikurangi atau dihindari jika otot-otot ini dilatih dengan baik. Yoga membantu meregangkan dan memperkuat tulang belakang dengan benar. Kesejajaran tubuh yang tepat dan postur yang baik membantu mempertahankan kelengkungan alami tulang belakang dan merupakan bagian penting untuk mengurangi atau menghindari nyeri punggung bawah.

  • Praktikkan ergonomi yang baik saat duduk - Diskus pada tulang belakang bagian bawah lebih banyak terbebani saat duduk daripada saat berdiri, jadi duduk dalam jangka waktu lama dapat memperparah kondisi nyeri punggung.

  • Tetap terhidrasi - Penting untuk tetap terhidrasi guna menjaga elastisitas dan fluiditas jaringan lunak pada persendian. Dehidrasi dapat menyebabkan cakram tulang belakang kehilangan ketinggian dan Anda dapat menjadi lebih rentan terhadap kondisi cakram yang menyakitkan.