Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Mengapa Deteksi Dini ADHD Wajib untuk Diagnosis yang Lebih Baik?

23 Juli 2020

mengobati adhd pada anak

Tahukah Anda bahwa Michael Fred Phelps, mantan perenang kompetitif Amerika dan salah satu atlet Olimpiade paling berprestasi sepanjang masa didiagnosis menderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada usia 9 tahun? Meskipun kondisi tersebut membuat Michael kesulitan untuk bersekolah, dengan terapi yang tepat, ia mampu mengelola gejalanya dengan lebih baik dan berenang menuju kesuksesan. 

ADHD adalah gangguan perkembangan saraf, yang biasanya didiagnosis pada anak-anak usia sekolah dan lebih jarang pada anak prasekolah. Gangguan ini memengaruhi kemampuan mereka untuk memperhatikan dan mengendalikan perilaku impulsif. Anak dengan ADHD gelisah dan selalu aktif. Mereka menghadapi kesulitan dalam belajar, suka berdebat, dan mudah marah. Merawat anak dengan ADHD bisa jadi sulit, membuat frustrasi, dan sering kali membuat kewalahan. 

ADHD dapat diidentifikasi

Orang tua sering kali cenderung mengabaikan gejala-gejala tersebut karena mungkin sulit untuk membedakan antara anak dengan ADHD dan anak yang normal tetapi "nakal". Anak-anak dengan ADHD kesulitan untuk memperhatikan dengan seksama, tidak dapat mengikuti instruksi sederhana, dan sering kali tidak menyelesaikan tugas yang diberikan. Mereka juga menunjukkan ledakan emosi yang tiba-tiba, mudah marah, kurang memiliki pengendalian diri, dan selalu tidak teratur. Ciri-ciri ini bersifat persisten dan terlihat di lebih dari satu tempat - misalnya di sekolah, rumah, dan area bermain, dan dapat menyebabkan gangguan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan timbulnya kecemasan dan harga diri yang rendah di kemudian hari. 

Namun, tidak semuanya buruk! Dengan diagnosis dini dan dukungan yang tepat, anak-anak dengan ADHD dapat kembali ke potensi penuh mereka. Jika anak Anda berjuang melawan gejala yang tampak seperti ADHD, jangan tunda untuk mencari bantuan profesional. Perhatian dan bimbingan khusus dari orang tua dan pengasuh dapat membantu anak untuk mengelola diri sendiri, mengatasi tantangan sehari-hari. 

Aturan emas untuk mengelola ADHD

Buatlah rutinitas sederhana dan seperangkat aturan yang mudah dipahami dan diikuti oleh anak. Penting untuk dipahami bahwa perilaku yang ditunjukkan oleh anak ADHD bukanlah sesuatu yang disengaja. Orang tua dapat mengikuti panduan berikut:

  • Tetapkan jadwal dan patuhi jadwal tersebut – Ini membantu anak untuk tetap fokus dan teratur. Ikuti rutinitas harian, sederhanakan jadwal anak Anda, dan buat anak Anda sibuk dengan kegiatan yang menyehatkan.

  • Tetapkan ekspektasi yang jelas - Jadikan aturan perilaku sederhana dan jelaskan apa yang akan terjadi jika aturan tersebut dipatuhi atau dilanggar, lalu ikuti setiap waktu dengan hadiah atau konsekuensi.

  • Aktivitas dan tidur yang baik – Latihan fisik membantu tidur lebih baik dan mengurangi gejala ADHD. Dorong anak Anda dalam olahraga yang mereka sukai dan sesuai dengan kekuatan mereka.

  • Bantu anak Anda makan dengan benar - Jadwalkan makanan atau camilan sehat secara teratur dan kurangi makanan cepat saji dan makanan manis.

  • Ajari anak Anda cara berteman - Bantu dia menjadi pendengar yang lebih baik, belajar membaca wajah dan bahasa tubuh orang lain, dan berinteraksi lebih lancar dengan orang lain.

  • Percayalah pada anak Anda – Selalu percaya bahwa anak Anda dapat belajar, berubah, menjadi dewasa, dan berhasil dalam hidup.

  • Bersikap positif - Memiliki sikap positif akan memungkinkan Anda terhubung dengan anak Anda dan menunjukkan perilaku yang tenang dan fokus.

  • Bersiaplah untuk meminta bantuan - Carilah dukungan dari dokter, terapis, dan guru dalam mengasuh anak dengan ADHD. 

  • Pelajari tentang ADHD – Memiliki pengetahuan tentang kondisi ini membantu dalam penanganan anak dengan ADHD dengan lebih baik. Perluas pengetahuan Anda tentang kondisi ini dan bicaralah dengan dokter dan terapis untuk memahami langkah-langkah yang dapat diambil dalam keadaan darurat.

  • Bergabunglah dengan kelompok dukungan - Ini memungkinkan untuk terhubung dengan orang tua dan keluarga lain yang memiliki masalah serupa.

Terapi medis ADHD 

Gejala ringan hingga sedang dapat ditangani dengan terapi perilaku saja. Terapis perilaku yang berpengalaman dapat membantu orang tua memahami penyakit dan membentuk aturan serta panduan yang diperlukan untuk menangani anak-anak mereka dengan lebih baik. Dalam kasus yang lebih parah, obat-obatan tertentu yang disetujui oleh FDA digunakan untuk meringankan dan mengendalikan gejala yang mengganggu.
Membesarkan anak dengan ADHD bisa jadi sulit. Mereka mungkin enggan mematuhi perintah dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh orang tua mereka. Penguatan positif seperti memberi penghargaan dan pujian atas pencapaian kecil membantu memotivasi mereka untuk mengikuti aturan. Memahami dampak gejala anak Anda terhadap keluarga secara keseluruhan menjadi penting. Tujuannya adalah menghadapi tantangan dengan kasih sayang dan konsistensi. 

Orang tua dan anggota keluarga berperan besar dalam membantu anak penderita ADHD dalam mengelola emosi, perhatian, dan perilaku. Sebaiknya konsultasikan dengan Dokter Umum atau Dokter Anak untuk penilaian dan diagnosis lebih lanjut. Ini akan membantu dalam mengembangkan rencana pengelolaan perilaku yang sesuai untuk anak Anda. Seseorang harus mengikuti program perawatan dan jadwal terapi yang direkomendasikan secara menyeluruh.