Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Tanya Jawab tentang Tumor Pituitari

10 April 2024

Tumor Hipofisis

Apa itu tumor hipofisis, dan seberapa umumkah tumor tersebut?

Tumor hipofisis adalah pertumbuhan yang berkembang di kelenjar hipofisis, organ kecil yang mengeluarkan hormon penting dan terletak di belakang hidung di dasar otak. Penelitian menunjukkan bahwa adenoma hipofisis mengalami peningkatan insidensi (antara 3.9 dan 7.4 kasus per 100,000 per tahun) dan prevalensi (sekitar 1 kasus per 1000 populasi umum). Tumor ini mencakup sekitar 10% dari tumor otak. Tumor hipofisis dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia, tetapi paling sering ditemukan pada orang dewasa yang berusia antara 30 dan 50 tahun.

Bisakah tumor hipofisis bersifat keturunan, dan adakah faktor genetik yang meningkatkan risiko berkembangnya tumor ini?

  • Kebanyakan orang yang mengidap tumor hipofisis tidak memiliki riwayat penyakit ini dalam keluarga. Banyak orang dengan tumor hipofisis tidak memiliki faktor risiko yang diketahui.
  • Namun, tumor hipofisis jarang terjadi dan dapat diturunkan dalam keluarga. Jika ini terjadi, tumor ini sering ditemukan sebagai bagian dari sindrom genetik yang mungkin melibatkan jenis tumor lain juga. Seperti neoplasia endokrin multipel (sindrom MEN).

Apa saja gejala khas tumor hipofisis?

  • Gejalanya mungkin timbul akibat tekanan pada otak atau struktur di dekatnya.
  • Gejala umum meliputi sakit kepala, perubahan penglihatan, ketidakseimbangan hormon, dan kelelahan.

Bagaimana tumor hipofisis memengaruhi kadar hormon dalam tubuh, dan apa efek jangka panjang dari ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh tumor ini?

Tumor hipofisis terdiri dari dua jenis: tumor yang berfungsi dan tumor yang tidak berfungsi:

  • Tumor yang berfungsi: Tumor mengeluarkan kadar hormon yang berlebihan. Gejalanya bergantung pada hormon mana yang berlebih. Tumor yang mengeluarkan hormon pertumbuhan berlebih dapat menyebabkan perubahan pada fitur wajah seperti hidung membesar, bibir menebal, tangan dan kaki membesar. Tumor yang menyebabkan produksi kortisol berlebih (juga disebut sindrom Cushing) dapat menyebabkan obesitas, Diabetes, Hipertensi, dan penurunan kekebalan tubuh. Tumor yang memproduksi prolaktin berlebih dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, dan kegagalan untuk hamil dan memiliki anak pada wanita. 
  • Tumor yang tidak berfungsi: Mereka mengurangi kadar hormon seperti tiroid hormon, kortisol, dan hormon pertumbuhan dengan menekan kelenjar pituitari normal, menyebabkan masalah seperti kelelahan, masalah berat badan, dan menstruasi tidak teratur.

Pertanyaan Umum Demo Slot

1. Apa itu tumor hipofisis dan seberapa umumkah tumor ini?
Tumor hipofisis adalah pertumbuhan abnormal pada kelenjar hipofisis, kelenjar kecil di dasar otak. Tumor ini relatif umum dan seringkali tidak bersifat kanker.

2. Apa saja gejala awal tumor hipofisis?
Gejala awal dapat meliputi sakit kepala, masalah penglihatan, ketidakseimbangan hormon, kelelahan, dan perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

3. Apa penyebab tumor hipofisis?
Penyebab pastinya biasanya tidak diketahui, tetapi faktor genetik dan pertumbuhan sel abnormal di kelenjar mungkin berperan.

4. Apakah tumor hipofisis bersifat kanker atau jinak?
Sebagian besar tumor hipofisis bersifat jinak (tidak bersifat kanker), tetapi tetap dapat memengaruhi kesehatan dengan menekan struktur di sekitarnya atau mengubah kadar hormon.

5. Bagaimana tumor hipofisis didiagnosis?
Diagnosis melibatkan pemindaian MRI atau CT, tes darah untuk memeriksa kadar hormon, dan tes penglihatan.

6. Apa saja pilihan pengobatan untuk tumor hipofisis?
Pengobatan dapat meliputi obat-obatan, pembedahan, terapi radiasi, atau kombinasi dari semuanya, tergantung pada jenis dan ukuran tumor.

7. Kapan pembedahan diperlukan untuk tumor hipofisis?
Pembedahan diperlukan jika tumor berukuran besar, menyebabkan gejala, atau memengaruhi penglihatan atau produksi hormon.

8. Berapa lama waktu pemulihan setelah operasi tumor hipofisis?
Pemulihan biasanya memakan waktu beberapa minggu, tetapi penyembuhan total dan keseimbangan hormon mungkin membutuhkan waktu lebih lama.

9. Bisakah tumor hipofisis muncul kembali setelah pengobatan?
Ya, ada kemungkinan kambuh, jadi pemeriksaan dan pemantauan rutin sangat penting.

10. Apa yang terjadi jika tumor hipofisis dibiarkan tanpa pengobatan?
Tumor yang tidak diobati dapat membesar, menyebabkan kehilangan penglihatan, masalah hormonal yang parah, dan komplikasi lainnya.