Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Operasi Caesar: Apakah Semua Wanita Hamil Memerlukan Ini?

27 November 2020

operasi caesar di banglore

Di India, operasi caesar (bedah sesar) telah menjadi lebih populer daripada melahirkan normal selama beberapa tahun terakhir. Menurut laporan Survei Rumah Tangga Tingkat Distrik 3 (DLHS), telah terjadi peningkatan dalam tingkat operasi caesar, tepatnya 28.1% di sektor swasta dan 12% di fasilitas kesehatan sektor publik.

Operasi caesar biasanya disarankan jika seorang wanita mengalami keadaan darurat medis. Namun, akhir-akhir ini, angka yang lebih memilih operasi caesar meningkat pada kasus kehamilan yang tidak berisiko, terutama di kalangan kelas atas. (TERLALU MEWAH UNTUK DITEGAKKAN) Faktor-faktor seperti takut melahirkan normal, norma sosial, tergesa-gesa kembali bekerja, dll. diketahui memengaruhi orang tua untuk memilih operasi caesar. 

Selama operasi caesar, bayi dilahirkan melalui pembedahan melalui sayatan yang dibuat di perut dan rahim. Operasi caesar direncanakan terlebih dahulu berdasarkan rekomendasi dokter kandungan dalam kasus komplikasi kehamilan atau di antara pasien yang sebelumnya menjalani operasi caesar dan tidak mempertimbangkan kelahiran normal setelah operasi caesar (VBAC) atau hanya mengikuti tanggal dan waktu tertentu sebagai hal yang baik.

Kehamilan dan kelahiran terkadang tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, seorang ibu harus siap menghadapi segala situasi, bahkan operasi caesar. Kunjungi rumah sakit ginekolog terbaik di Bangalore untuk mengetahui segala hal tentang kehamilan.
Persalinan normal dianggap sebagai pilihan persalinan yang paling aman, tetapi operasi caesar sudah menjadi hal yang umum dilakukan karena beberapa alasan seperti: 

  • Persalinan Terhenti: Ini berarti persalinan tidak mengalami kemajuan yang terjadi ketika serviks tidak terbuka meskipun terjadi kontraksi yang kuat. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, hampir sepertiga dari operasi caesar disebabkan oleh hal ini.

  • Posisi bayi yang tidak normal: Biasanya, posisi kepala bayi berada lebih dulu di dekat jalan lahir. Namun, jika posisi kaki dan bokong bayi menghadap ke arah jalan lahir, biasanya dipertimbangkan untuk dilakukan operasi caesar demi memastikan persalinan yang aman. 

  • Bayi dalam kesulitan: Kurangnya pasokan oksigen ke bayi atau perubahan detak jantung memerlukan operasi caesar.

  • Memiliki bayi kembar: Bagi ibu yang mengandung bayi kembar dua, kembar tiga, dan seterusnya, melahirkan melalui operasi caesar adalah aman.

  • Masalah Plasenta: Bila plasenta menutupi sebagian atau seluruh serviks (plasenta previa), persalinan normal bisa jadi sulit. Terkadang, plasenta terpisah dari lapisan rahim yang menyebabkan solusio plasenta (kehilangan oksigen), sehingga diperlukan operasi caesar untuk melahirkan.

  • Kondisi kesehatan kronis: Persalinan normal merupakan tantangan bagi wanita dengan kondisi kesehatan seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes gestasional. Operasi caesar juga memungkinkan pencegahan penularan penyakit seperti HIV, herpes genital, dll.

  • Lainnya: Mengalami penyumbatan mekanis seperti fibroid besar yang menyumbat jalan lahir, disproporsi sefalopelvik (CPD - kondisi ketika panggul ibu kecil atau kepala bayi besar sehingga sulit melewati jalan lahir) dan prolaps tali pusat (ketika tali pusat tergelincir melalui leher rahim sebelum bayi lahir) yang memerlukan operasi caesar.

Biasanya, seorang wanita memilih operasi caesar untuk menghindari nyeri persalinan atau kemungkinan komplikasi persalinan pervaginam, tetapi jika Anda berencana untuk memiliki banyak anak, sebaiknya hindari operasi caesar. Operasi caesar beberapa kali dapat meningkatkan risiko masalah plasenta serta pendarahan hebat, yang mungkin memerlukan histerektomi (operasi pengangkatan rahim). Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan terbaik di Bangalore sebelum merencanakan pilihan persalinan Anda. 

Konsultasikan dokter kandungan terbaik di Bangalore jika Anda memiliki keraguan terkait kehamilan atau operasi caesar.