Beranda/Zona Kesehatan/Blog Sakra

Kolera: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

3 April 2020

penyebab dan pengobatan kolera

Ringkasan

Baru-baru ini, lima belas kasus kolera telah dilaporkan di India di kota Bengaluru. Kepanikan telah melanda seluruh dunia atas merebaknya virus corona baru dan kini penyakit yang ditularkan melalui air telah dilaporkan di Bangalore. 
Kasus kolera telah dilaporkan di wilayah Selatan, Timur, dan Barat Bangalore dan pasokan air ke wilayah ini telah dihentikan hingga sumber infeksi ditemukan.

Apa itu Kolera?
Kolera adalah penyakit bakteri yang menyebar melalui air dan makanan yang terkontaminasi. Penyakit ini sangat parah dan dapat menyebabkan diare berair akut disertai dehidrasi parah.

Apa Penyebab Kolera?
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Vibrio cholera. Bakteri ini menghasilkan racun di usus halus yang menyebabkan tubuh mengeluarkan sejumlah besar air, yang mengakibatkan diare dan kehilangan cairan dengan cepat.
Bakteri ini dapat ditemukan di air permukaan atau air sumur, makanan laut, buah-buahan dan sayur-sayuran mentah, persediaan air kota, es yang dibuat dari butiran air kota, dll.

Apa Gejala Kolera?
Kebanyakan orang yang terinfeksi Vibrio cholera tidak menunjukkan gejala apa pun, meskipun bakteri tersebut ada dalam tinja mereka selama 1-10 hari setelah infeksi, mereka masih dapat menginfeksi orang lain melalui air yang terkontaminasi.
Gejala penyakit ini muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi selama 12 jam hingga 5 hari. Kolera menyerang anak-anak dan orang dewasa dan dapat menyebabkan kematian dalam hitungan jam jika tidak diobati. 
 

Gejala infeksi kolera meliputi:

  • Diare

  • Mual dan muntah

  • Dehidrasi

  • Tekanan darah rendah

  • Kram otot

Apa saja risiko yang terkait dengan kolera?
Semua orang rentan terhadap kolera, kecuali bayi yang mendapat kekebalan dari ibu menyusui yang sebelumnya pernah terkena kolera. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kolera, seperti:

  • Kondisi sanitasi yang buruk

  • Mengurangi asam lambung

  • Paparan rumah tangga

  • Golongan darah O

  • Makanan laut mentah atau setengah matang

Bagaimana kolera didiagnosis?
Tes sampel tinja adalah satu-satunya cara untuk memastikan diagnosis kolera. Di daerah yang tidak memiliki pengujian laboratorium, tes cepat dipstick Crystal ® VC dilakukan untuk memastikan diagnosis kolera. Tes ini membantu menurunkan angka kematian pada awal wabah kolera.

Bagaimana kolera diobati?
Kolera memerlukan penanganan segera karena dapat menyebabkan kematian dalam hitungan jam. Ada vaksin untuk kolera, tetapi WHO memiliki pedoman khusus tentang siapa yang harus diberi vaksin.
 

Metode pengobatan lainnya adalah:

  • Rehidrasi: Garam rehidrasi oral (ORS) digunakan untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. Tersedia dalam bentuk bubuk dan dapat dibuat dengan air matang atau air kemasan.

  • Cairan intravena: Orang yang mengalami dehidrasi parah memerlukan cairan intravena agar keadaannya membaik.

  • Antibiotik: Pasien yang mengalami dehidrasi parah memerlukan antibiotik untuk mengurangi durasi diare dan memperpendek jumlah dan durasi ekskresi V. cholerae dalam tinja mereka.

  • Suplemen zinc: Zinc mengurangi durasi diare dan memperpendek durasi kolera pada anak-anak.

Bagaimana Anda Mencegah Kolera?
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari kolera.
Gunakan air matang, air yang didesinfeksi secara kimia, atau air kemasan hanya untuk tujuan berikut:

  • Minum

  • Menyiapkan makanan

  • Membuat gigi Anda

  • Mencuci wajah dan tangan

  • Mencuci buah dan sayuran

  • Mencuci piring dan peralatan

  • Menggosok gigimu

Untuk mencegah kolera, konsumsilah makanan hanya dari tempat yang higienis. Makanlah makanan yang dimasak dengan baik dan gunakan air hanya dari sumber yang bersih. Anda dapat mendisinfeksi air dengan merebusnya selama 1 menit hingga 3 menit pada suhu yang lebih tinggi.

Hal-hal yang harus Anda hindari:

  • Makanan mentah

  • Buah dan sayuran yang tidak dikupas

  • Daging atau kerang mentah atau setengah matang

  • Buah-buahan yang dibiarkan terbuka dalam jangka waktu lama dalam kondisi yang tidak higienis

Waspadai sumber makanan dan konsekuensi mengonsumsi makanan padat dan minuman yang disiapkan dalam kondisi higienis yang buruk.
Catatan: Jika Anda mengalami diare dan muntah parah, segera cari pertolongan medis. Kolera sangat bisa diobati jika diobati dalam beberapa jam setelah timbul gejala.

 

dokter

Dokter Lorance Peter

Direktur - Gastroenterologi & Hepatologi

Menjadwalkan sebuah pertemuan