Perdarahan uterus abnormal (AUB) adalah perdarahan dari uterus yang lebih lama dari biasanya atau terjadi pada waktu yang tidak teratur. Perdarahan mungkin lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya dan terjadi secara sering atau acak.
AUB dapat terjadi:
- Seperti bercak atau pendarahan di antara periode menstruasi Anda
- Setelah berhubungan seks
- Untuk lebih banyak hari dari periode normal Anda
- Lebih berat dari biasanya
- Setelah menopause
Dampak AUB terhadap kehidupan perempuan:
- Ini berdampak pada kehidupan wanita secara sosial, mental dan fisik.
- Nyeri, kelelahan, kurangnya energi, siklus menstruasi yang panjang dengan penggantian tampon dan pembalut hampir tiap jam, perasaan keseluruhan bahwa hidup harus direncanakan seputar menstruasi—ini hanyalah beberapa cara AUB dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.
- Bagi sebagian wanita yang menderita, AUB mungkin merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya. Kehilangan darah akibat AUB dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang dapat menyebabkan sesak napas dan meningkatkan risiko masalah jantung. AUB juga merupakan gejala kanker endometrium yang paling umum.
Mengapa wanita tidak mencari pengobatan untuk gejala AUB?
- Literasi kesehatan: Wanita melaporkan kebingungan mengenai istilah "normal" terkait menstruasi. Banyak orang berusia 40-an menganggap menstruasi sebagai gejala menopause. Ada juga yang melaporkan kesalahpahaman tentang peran pap smear serviks dan kurangnya akses terhadap informasi yang tepat.
- Tabu/normalisasi: Stigmatisme historis tentang kesehatan ginekologis masih terbawa hingga saat ini, karena banyak wanita menyatakan bahwa mereka tidak dapat secara terbuka membahas pengalaman mereka dengan menstruasi. Rasa malu untuk memperlihatkan tubuh mereka dan/atau kemungkinan pendarahan selama konsultasi serta rasa takut terhadap pemeriksaan ginekologis (karena alasan rasa sakit dan/atau malu) merupakan hambatan lain yang sering dilaporkan. Wanita juga menyatakan bahwa mereka sering memprioritaskan masalah kesehatan lain daripada kesehatan rahim.
- Petugas kesehatan: Banyak wanita yang pertama kali berkonsultasi untuk pengobatan AUB bukanlah dokter kandungan, melainkan dokter umum (GP). Atau dukun di India. Wanita menyatakan merasa tidak nyaman berbicara dengan dokter pria tentang kesehatan rahim. Wanita yang mendiskusikan pengalaman mereka melaporkan bahwa gejala mereka diabaikan oleh GP mereka. Wanita lain menyatakan bahwa mereka sebelumnya telah menerima diagnosis yang tidak akurat atau pengobatan yang tidak tepat.
Global
- Polip: Pertumbuhan, atau gumpalan sel kecil, yang terbentuk ketika sel-sel di lapisan rahim tumbuh berlebihan
- Adenomyosis: hasil dari jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh ke dalam dinding rahim
- Leiomioma: tumor jinak di rahim, sering disebut fibroid
- Keganasan dan hiperplasia: ketika lapisan rahim (endometrium) menjadi terlalu tebal
- Koagulopati: ketika kemampuan tubuh untuk membekukan darah memburuk, biasanya karena berkurangnya kadar atau tidak adanya protein pembekuan darah
- Disfungsi ovulasi: penyebab yang sangat umum dari pendarahan abnormal dan terjadi ketika ovulasi tidak normal, tidak teratur, atau tidak ada
- Endometrium: fungsi abnormal jaringan endometrium
- Iatrogenik: ketika pendarahan bisa jadi merupakan akibat dari alat kontrasepsi, obat hormonal lain, atau pengobatan lain
- Tidak diklasifikasikan di tempat lain: ketika dokter tidak dapat mengidentifikasi satu penyebab spesifik untuk masalah pendarahan
Jika diagnosis masih belum jelas setelah pemeriksaan fisik, pengujian melalui USG, biopsi endometrium, dan tes lainnya.
Mengobati Pendarahan Abnormal
Banyak kondisi yang dapat diobati dengan obat-obatan. Jika terjadi infeksi, antibiotik akan dibutuhkan. Untuk banyak sumber perdarahan uterus, pengobatan hormon seperti pil KB, pil progesteron, atau alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) yang membantu mengatur dan meringankan menstruasi.
Bila perawatan konservatif tidak berhasil atau untuk kondisi pertumbuhan rahim seperti polip atau leiomioma, pasien mungkin memerlukan operasi minimal invasif untuk mengangkat jaringan abnormal. Dalam kasus yang parah, dan umumnya, hanya bila wanita sudah tidak bisa lagi subur, dokter mungkin menyarankan histerektomi untuk mengangkat rahim guna perawatan definitif. Namun, wanita tidak boleh merasa tertekan untuk melakukan histerektomi sebagai satu-satunya pilihan karena saat ini ada banyak pilihan perawatan yang tersedia.
Pendarahan yang mengganggu kehidupan bukanlah hal yang "normal", dan Anda tidak harus mengalaminya. Bantuan tersedia, baik Anda seorang remaja yang baru mulai menghadapi pendarahan yang tidak normal atau seorang wanita yang mengalami perimenopause yang telah berjuang selama bertahun-tahun.